6 Mar 2013

Jual TONGKAT HIJAU G-F45 FEMININE HYGIENE# Perawatan Organ Kewanitaan

 
Pemesanan
Hubungi : 085712310706
Harga :200.000

NEW !!!
PRODUK BARU TONGKAT HIJAU G-F45 FEMININE HYGIENE
PRODUK UNTUK SOLUSI MASALAH KEWANITAAN YANG SANGAT PENTING. DAPATKAN SEGERA!! CARA MUDAH ATASI KEPUTIHAN DAN BAU TIDAK SEDAP DAN LENDIR BERLEBIH…INSYAALLAH ANDA AKAN SEGERA MENDAPATKAN HASILNYA
DAN RASAKAN BEDANYA….SELAMAT MENCOBA DAN SEMOGA BERMANFAAT

Kesehatan Mahkota

Kewanitaan Anda
Merawat Organ Kewanitaan Tinggal di daerah tropis yang panas membuat kita sering berkeringat. Keringat ini membuat tubuh kita lembab, terutama pada organ seksual dan reproduksi yang tertutup dan berlipat. Akibatnya bakteri mudah berkembang biak dan eksosistem di Miss.V terganggu sehingga menimbulkan bau tak sedap serta infeksi. Untuk itulah kita perlu menjaga keseimbangan ekosistem Miss.V

Ekosistem Miss.V adalah lingkaran kehidupan yang ada di Miss.V. Ekosistem ini dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu estrogen dan laktobasilus (bakteri baik). Jika keseimbangan ini terganggu, bakteri laktobasilus akan mati dan bakteri pathogen akan tumbuh sehingga tubuh akan rentan terhadap infeksi.

Sebenarnya di dalam Miss.V terdapat bakteri, 95 persennya adalah bakteri yang baik sedang sisanya bakteri pathogen. Agar ekosistem seimbang, dibutuhkan tingkat keasaman (pH balance) pada kisaran 3,8 – 4,2. Dengan tingkat keasaman tersebut, laktobasilus akan subur dan bakteri pathogen mati.

Banyak faktor yang menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem Miss.V, antara lain kontrasepsi oral, diabetes melitus, pemakaian antibiotik, darah haid, cairan mani, penyemprotan cairan ke dalam Miss.V (douching) dan gangguan hormon (pubertas, menopause atau kehamilan). Dalam keadaan normal Miss.V mempunyai bau yang khas. Tetapi, bila ada infeksi atau keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan bau yang mengganggu, seperti bau yang tidak sedap, menyengat, dan amis yang disebabkan jamur, bakteri atau kuman lainnya. Jika infeksi yang terjadi di Miss.V  ini dibiarkan, bisa masuk sampai ke dalam rahim.

Bakteri Berlebihan
Dalam Mahkota Kewanitaan Anda
Bakteri Berlebihan Dalam VaginaUntuk kondisi normal, dalam vagina wanita memang terdapat bakteri. Tapi bila pertumbuhannya berlebihan, hal tersebut dapat menimbulkan masalah yang menjengkelkan. Pertumbuhan berlebih dari bakteri normal dalam vagina disebut bakterial vaginosis. Dulu, kondisi ini disebut Gardnerella vaginitis, setelah bakteri Gardnerella dicurigai sebagai penyebab kondisi ini. Namun, nama baru bakterial vaginosis, mencerminkan kenyataan bahwa ada beberapa jenis bakteri yang secara alami hidup di vagina dan dapat tumbuh berlebihan.
Organisme Gardnerella bukan satu-satunya penyebab bakterial vaginosis. Bila beberapa jenis bakteri menjadi tidak seimbang, seorang wanita dapat mengalami bakterial vaginosis. Meskipun tidak berbahaya, tetapi kondisi ini dapat mengganggu dan menjengkelkan.

Gejalanya
 
Seperti dilansir dari MedicineNet, Sabtu (19/6/2010), gejala bakterial vaginosis adalah vagina mengeluarkan cairan dan berbau, biasanya tidak disertai gejala lain. Banyak wanita dengan bakterial vaginosis sebenarnya tidak memiliki gejala sama sekali, tapi yang lain mengalami bau amis yang tidak menyenangkan dengan vagina.

Penyebabnya

Penyebab dari bakterial vaginosis. Bakterial vaginosis umumnya terjadi karena pengurangan jumlah hidrogen peroksida normal yang memproduksi lactobacilli dalam vagina. Secara bersamaan, ada peningkatan konsentrasi bakteri jenis lain, terutama bakteri anaerob (bakteri yang bisa tumbuh tanpa oksigen). Akibatnya, diagnosis dan pengobatan tidak sesederhana seperti mengidentifikasi dan menghilangkan salah satu jenis bakteri. Penggabungan bakteri menyebabkan infeksi yang tidak diketahui.

Mengatasi Keputihan dengan Herbal
Keputihan merupakan salah satu gangguan pada organ reproduksi wanita. Keputihan ditandai dengan keluarnya cairan (bukan darah) dari vagina secara berlebihan. Setiap wanita sekali waktu pernah mengalami keputihan dalam hidupnya, bahkan banyak yang sering mengalaminya. Dalam keadaan yang normal, vagina yang sehat memproduksi cairan untuk membersihkan vagina dari benda-benda asing yang tidak diinginkan. Cairan tersebut juga berfungsi sebagai pelumas dalam hubungan seksual untuk membantu penetrasi penis, serta membantu fungsi reproduksi. Sekresi alami tersebut bisa cair seperti air atau kadang-kadang agak berlendir, umumnya cairan yang keluar sedikit, jernih dan tidak berbau.
Selama kehamilan, menjelang dan sesudah menstruasi dan pada masa ovulasi atau masa subur ketika sel telur siap dibuahi, vagina cenderung mengeluarkan lebih banyak cairan sehingga timbul keputihan. Begitu juga akibat rangsangan seksual dan saat melakukan senggama cairan yang dikeluarkan vagina lebih banyak. Keputihan yang terjadi karena hal tersebut, masih tergolong normal dan sehat. Namun, jika cairan yang keluar berlebihan dan sifatnya berubah-ubah, menimbulkan rasa gatal, rasa panas dan perih sewaktu buang air kemih atau rasa nyeri sewaktu bersenggama, serta mengeluarkan bau yang tidak sedap, maka hal tersebut perlu diwaspadai karena merupakan keputihan yang tidak semestinya.

Keputihan bukan suatu penyakit tersendiri, tetapi dapat merupakan gejala dari suatu penyakit lain. Keputihan yang berlangsung terus menerus dalam waktu yang cukup lama dan menimbulkan keluhan, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya.

Keputihan dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti infeksi mikroorganisme yaitu bakteri, jamur, virus atau parasit. Juga dapat disebabkan karena gangguan keseimbangan hormon, stres, kelelahan kronis, peradangan alat kelamin, benda asing dalam vagina, dan adanya penyakit dalam organ reproduksi seperti kanker leher rahim. Keputihan akibat infeksi penularannya sebagian besar melalui hubungan seksual.

Jumlah, warna, dan bau dari cairan keputihan akibat infeksi mikroorganisme tergantung dari jenis mikroorganisme yang menginfeksinya. Infeksi yang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis ciri-cirinya : cairan yang keluar bersifat encer, berwarna hijau terang dan berbau tidak sedap, disertai dengan rasa gatal, sering buang air kecil tapi sedikit-sedikit dan rasanya panas. Infeksi oleh jamur Candida albicans mempunyai ciri-ciri : cairan vagina yang keluar berwarna putih, kental, ada bercak putih yang melekat pada dinding vagina, seringkali disertai rasa gatal yang intensif. Infeksi oleh bakteri Gardnerella vaginalis menimbulkan cairan yang berwarna putih keruh keabu-abuan, agak lengket, berbau tidak sedap serta rasa gatal dan panas pada vagina.

Herbal atau tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi keputihan diantaranya berfungsi sebagai antiradang, anti-infeksi, antiseptik, menghilangkan gatal, pengelat (mengerutkan selaput lendir sehingga dapat mengurangi sekresi cairan). Menggunakan resep dari herbal harus dilakukan setiap hari secara teratur sampai keluhan hilang.

Jangan Anggap Remeh Keputihan !!!
 
Keputihan atau pektay adalah satu diantara tiga masalah perempuan yang semula dianggap remeh dan lama kelamaan menjadi serius bahkan menjadi parah. Setidaknya 75% perempuan pernah mengalami masalah Keputihan, setidaknya sekali seumur hidup.

Penyebab keputihan adalah suatu kondisi dimana cairan yang berlebihan keluar dari vagina. Dalam istilah medisnya, keputihan biasa disebut flour albus. Penyebabnya, jamur candida albicans.

Keputihan disebabkan karena masalah jamur bukan karena mengkonsumsi buah nanas, ketimun dan sebagainya. Perempuan berisiko terserang keputihan ketika tubuh sedang dalam keadaan stres karena kurang istirahat, diet yang tidak sehat, maupun penyakit.

Ada beberapa penyebab peningkatan jumlah cairan vagina yang fisiologis. Seperti peningkatan jumlah hormon pada sekitar masa haid atau saat hamil, rangsangan seksual, stres atau kelelahan, serta penggunaan obat-obatan atau alat kontrasepsi. Beberapa penyebab keputihan yang tidak normal, yakni infeksi dan bukan infeksi. Penyebab infeksi, akibat bersarangnya
bakteri berbahaya seperti chlamdyia, jamur seperti candida sp, dan parasit seperti trichomonas vaginalis.

Keputihan dapat dicegah dengan menjaga kebersihan genitalia, memilih pakaian dalam yang tepat, menghindarkan faktor risiko infeksi seperti berganti-ganti pasangan seksual, serta pemeriksaan ginekologi secara teratur.

Membilas vagina dengan cairan khusus boleh saja, asal jangan terlalu sering dan pilih yang tanpa parfum untuk menghindari bentroknya ‘aroma’ asli vagina dengan parfum sabun.

Bila sedang mengalami keputihan, tunda dulu melakukan hubungan intim untuk sementara. Bila tingkat keputihan sudah mengkhawatirkan, periksakan ke dokter. Jadi atasi pektay sedini mungkin agar kesehatan Miss.V tetap terjaga.

Cara Menjaga Mahkota

Kewanitaan Anda
tetap Segar dan Sehat
  1. Selalu menjaga kebersihan Miss.V pada tingkat keasaman
  2. Bersihkan Miss.V  bagian luar setelah selesai berhubungan.
  3. Rajin mengganti pembalut disaat Haid datang.
  4. Usahakan tidak memakai celana dalam disaat tidur.
  5. Mengganti celana dalam 3x sehari.
  6. Jangan mengenakan celana panjang berbahan nilon, jins dan celana kulit yang ketat. Ini akan membuat sisi-sisi Ms.V Anda lembab. Ms.V yang lembab bisa terkena jamur atau penyakit kulit lainnya.
  7. Menjaga berat badan agar tidak kegemukan. Bila kegemukan maka akan mengakibatkan Miss.V tertutup lipatan lemak pada kedua paha.
  8. Gunakan Gurah Ms.V yang terpercaya dan tidak mengakibatkan dampak lain pada Miss.V
  9. Lakukan senam Kegel pada Miss.V anda.
Sebenarnya sangat banyak cara perawatan Miss.V
Akan tetapi pintar-pintarlah memilih cara yang tidak
malah merusak Miss.V anda nantinya.
Kasihan suami anda nantinya.

Ekstrak Manjakani  yang terkombinasi dengan bahan-bahan alami atau organik lainnya seperti Potassium Alum organic, menjadikan G-fresh 45 lebih efektif dan maksimal sebagai pelindung dan pembersih khusus daerah kewanitaan.
Pola kerjanya yang optimal dalam menetralisir kelebihan asam dan menormalisir tingkat kelembaban pada daerah khusus kewanitaan, menjadikan  G-fresh 45 sebagai pembersih dan pelindung kewanitaan yang ampuh, aman dan nyaman. Untuk mencegah tumbuhnya jamur, bakteri dan zat pengotor lain penyebab bau dan keputihan. Sehingga bau lenyap, keputihan pun akan berangsur-angsur berkurang dan membaik.
Hal itu terjadi karena secara turun-temurun (digunakan sejak zaman nenek moyang) bahan-bahan alami  G-fresh 45 secara empiris terbukti memiliki daya serap tinggi terhadap zat-zat pengotor. Sehingga efektif juga menambahkan daerah kewanitaan menjadi kesat, membuat kebahagiaan hubungan pasutri menjadi maksimal.

Cara Penggunaan :
Basahi  G-fresh 45, usapkan lembut pada seluruh dinding dan bibir liang kewanitaan, basahi lagi  G-fresh 45  usapkan halus pada bagian selangkangan sekitar daerah kewanitaan.
Gunakan seperlunya untuk hilangkan keluhan (pagi, sore, dan malam hari)
Gunakan 1X sehari untuk Pencegahan (setiap selesai mandi pagi atau mandi sore)
Selamat Mencoba Semoga Bermanfaat